PERJALANAN

Written By BAGUS herwindro on Mar 12, 2014 | March 12, 2014

Seluruh yang maujud (adanya karena diwujudkan yang WUJUD) atau dumadi memerlukan ruang bagi tempatnya dan memerlukan waktu bagi geraknya. Maka seluruh yang maujud atau dumadi senantiasa bergerak di dalam ruang dan bersama waktu, baik yang hidup maupun yang tak hidup.

Semua bergerak, akan, tetap dan selalu bergerak oleh kehendak di luar diri yang bergerak itu sendiri, yaitu kehendakNya, Gusti Allah.

Yang tak hidup sesungguhnya juga bergerak di ruang dalam dirinya sendiri, sedangkan yang hidup geraknya di ruang dalam dirinya sendiri dan sekaligus di ruang di luar dirinya dari satu ruang ke ruang berikutnya. Maka yang hidup geraknya merupakan suatu perjalanan dan berarti hidup itu sendiri adalah perjalanan.

Saat manusia dilahirkan, maka saat itulah yang  merupakan akhir dari gerak perjalanannya yang sebelumnya. Siapa di antara Panjenengan yang bisa memilih lahir di mana, dari orang tua siapa, suku bangsa apa, agama apa dan seterusnya ? Saya kira tidak ada yang bisa memilih.

Saat manusia dijemput ajal, saat itu pulalah yang menjadi akhir gerak perjalanan yang sebelumnya yaitu kehidupan yang sebelumnya dijalani. Saat itu pulalah yang saya yakin saya dan juga Panjenengan semua tak bisa memilih akan dengan cara bagaimana kematian itu datang, di mana serta kapannya.

Ajal menjelang selalu tanpa kabar kepastian. Ajal menjelang selalu mengagetkan. Ajal menjelang banyak yang menyisakan penyesalan.

----------

Begitu pun malam Minggu kemarin, satu berita mengejutkan datang dari kerabat jauh, tentang anaknya yang meninggal malam itu "karena [sebab akibat]" mengalami kecelakaan.

Sebab tak memungkinkan untuk berangkat ke sana langsung, maka Minggu pagi setengah enam, diriku baru meluncur ke sana, Bambe Sepanjang Sidoarjo dan ternyata jenazah telah usai dimakamkan malam itu juga tepatnya jam dua dini hari.

Seorang anak yang baru beranjak dewasa, dua puluh tahun usianya, anak kedua dari dua bersaudara.

Betapa kedua orang tuanya belum bisa menerima kenyataan itu, tampak lemah, lesu dan terus berurai air mata. Siapa yang menyangka, siapa yang mengira dan siapa yang menduga kalau secepat itu harus melepas kepergiannya. Ya... suatu perasaan yang sangat wajar bagi kedua orang tuanya. Semoga dikuatkan, semoga disabarkan dan semoga direlakan. Kalau aku hanya bisa bilang "yang sabar ya..." itu mudah, namun tentunya tak demikian jika mengalaminya langsung. Bertepa slira kepada mereka dengan memotret rasa mereka.

Maka tak sekalipun terucap di lisanku ucapan yang demikian itu pada kedua orang tuanya, hanya kujabat erat tangannya dan tersenyum untuk mereka, senyum yang menguatkan serta sebuah usapan di pundak mereka, sambil beriring doa di keheningan dada semoga semua diberi anugerah yang terbaik dari Gusti Allah, baik si anak yang meninggal dunia atau pun kedua orang tuanya serta saudaranya.

Yang meninggal itulah yang sebenar-benarnya telah menjumpai kesejatian tentang kematian itu sendiri, bukan lagi kematian yang masih katanya, katanya guru, katanya pemuka agama dan juga bukan lagi katanya kitab suci.

Semoga yang menangis segera menemukan kesejatian atas tangisannya dan semoga yang merasa kehilangan menemukan pula kasunyatan tentang rasa kehilangannya agar segera terang hatinya.

----------

SUNGGUH-SUNGGUHlah menCINTAi mereka yang hadir dalam hidup kita, sebelum mereka meninggalkan kita atau kita yang meninggalkan mereka. Sebab HIDUP ini sangat SINGKAT terasa bila BATAS waktunya telah tiba, setiap detiknya begitu berharga. Semoga jauh dari sia-sia.

----------

Benarlah dawuh seorang Guru Mulia, di antaranya adalah bahwa | manusia hanyalah pengendara di punggung usianya | semakin menjauhi dunia dan semakin mendekati liang kubur | maka jangan tertipu dengan usia muda, sebab syarat mati tak harus tua | jangan terperdaya dengan badan sehat, sebab syarat mati tak harus sakit.


Demikianlah.
Share this article :
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment








IG
@bagusherwindro

Facebook
https://web.facebook.com/masden.bagus

Fanspage
https://web.facebook.com/BAGUSherwindro

Telegram
@BAGUSherwindro

TelegramChannel
@denBAGUSotre

Path
https://path.com/id/bagusherwindro

bca
No. 389 0454 088
a/n. R Bagus Herwindro SE

mandiri
No. 142 000 4584 099
a/n. R Bagus Herwindro SE

Follow by Email

 
Support : den BAGUS | BAGUS Otre | BAGUS Waelah
Copyright © 2013. den Bagus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger